Jumat, 02 Oktober 2009

Tips Perbankan: Aman Menggunakan Internet Banking


1. Jangan memberitahukan detail informasi perbankan dan password E-Banking Anda kepada orang lain. Jangan pula menyimpannya dalam computer atau mengirimnya melalui email.
2. Ubahlah password E-Banking Anda secara berkala.
3. Jangan percaya dengan email yang disertai dengan link ke sebuah situs web yang meminta Anda untuk melakukan verifikasi detail informasi pribadi, termasuk informasi perbankan Anda.
4. Pastikan saat akan bertransaksi, Anda mengunjungi situs yang benar. Mulailah dengan membuka sesi browser yang baru, dan ketikkan alamat situs secara lengkap dan benar pada baris alamat di browser. Hal ini dilakukan untuk mencegah Anda diarahkan ke alamat situs palsu yang mirip dengan situs E-Banking Anda.
5. Jangan tinggalkan computer saat sedang bertransaksi.
6. Setelah transaksi selesai, pastikan Anda benar-benar keluar dari akun online Anda (log out).
7. Pastikan computer yang Anda gunakan sudah ter-install antivirus dan aplikasi keamanan lainnya. Rajinlah mengupdate program antivirus Anda secara berkala.
8. Saat bertransaksi, hindari menggunakan computer umum yang tak bisa dipercaya, contohnya computer warnet.

Picture: openlimit.com

Minggu, 13 September 2009

Tips Kuliner: Menyimpan Kopi


1. Simpan kopi di dalam tempat tertutup dan letakkan di tempat dingin dan kering, dengan suhu sekitar 5 derajat Celsius. Jangan menaruh dekat kompor, oven atau daerah yang mungkin terkena sinar matahari dan lampu karena suhunya bisa saja terlalu panas dan mempengaruhi kualitas kopi.
2. Sebaiknya jangan menyimpan kopi di dalam freezer. Jika Anda ingin tetap menyimpannya dalam freezer, sekali dikeluarkan dari freezer jangan dimasukkan kembali, perubahan suhu yang terjadi akan menimbulkan lembab sehingga mempengaruhi kualitas kopi. Segera letakkan kopi tersebut di tempat kering dan dingin.
3. Belilah kopi sesuai kebutuhan selama 1-2 minggu, sehingga kopi tidak terlalu lama disimpan dan kesegarannya dapat tetap terjaga (Indriani).

Source: Minuman Kopi Favorit Ala Café, by Indriani, PT Gramedia Pustaka Utama
Picture: i.ehow.com

Kamis, 10 September 2009

Tips Finansial: Alokasi Anggaran Mudik


1. Siapkan anggaran mudik yang mencakup kebutuhan utama: transportasi, konsumsi dan akomodasi.
2. Tambahkan anggaran untuk hadiah lebaran, rekreasi dan biaya tak terduga.
3. Pilih transportasi yang sesuai anggaran. Mudik dengan kendaraan pribadi jauh lebih murah daripada kendaraan umum. Bagi yang berpenghasilan terbatas, cari informasi “mudik bareng”. Sementara pengguna pesawat, kapal atau kereta belilah tiket sejak dini.
4. Bawa uang tunai secukupnya. Cukup disini berarti sesuai dengan keperluan mulai dari berangkat, tiba di kampung hingga balik kembali. Bila takut membawa uang tunai dalam jumlah besar, tetap bawa kartu ATM, kartu debit atau kartu kredit.
5. Asuransikan perjalanan mudik Anda dengan jangka waktu rata-rata tidak lebih dari 30 hari. Gunakan jasa perusahaan asuransi jiwa yang sudah dikenal.

Selamat mudik!

Source: Citi never sleeps, Harian Seputar Indonesia

Minggu, 05 April 2009

Tips Kuliner: Mengolah Kentang


Kentang seringkali dijadikan makanan pokok pengganti nasi. Hanya saja mengolah kentang tidaklah semudah memasak nasi. Tips berikut ini bisa Anda terapkan agar olahan kentang mencapai hasil maksimal:

1. Kentang Oven. Supaya kentang yang dimasak dalam oven menjadi lebih cepat matang, rendamlah terlebih dahulu di dalam air yang telah diberi garam secukupnya selama 20 menit.


2. Kentang Goreng. Untuk metode menggoreng, jangan masukkan kentang secara berlebihan ke dalam penggorengan karena hasilnya kentang akan berminyak, basah dan tidak enak. Masukkan sedikit demi sedikit sehingga hasilnya sempurna.


3. Kentang Rebus. Agar kentang terasa lebih nikmat dan air rebusannya tidak tumpah kemana-mana saat mendidih, tambahkan sesendok makan mentega atau margarine ke dalam air rebusan. Selain itu kentang tidak akan berubah warna ketika direbus jika Anda memasukkan beberapa tetes cuka ke dalam air rebusannya (*).

Selamat mencoba!

Source: Harian Seputar Indonesia (www.seputar-indonesia.com)
Picture: www.theage.com.au by Mike Baker

Tips Karier: Survive di Hari Pertama Kerja


1. Pastinya Anda sudah tahu kan job desc di tempat kerja baru? Jadi pastinya sedikit banyak Anda sudah punya bayangan tentang ekspektasi company terhadap diri kita.
2. Kalau perusahaannya bagus biasanya sudah disiapkan induction schedule untuk karyawan baru, sebagai karyawan baru harus inisiatif untuk menghubungi PIC yang bertanggung jawab memberikan materi induction.
3. Jangan terlalu asyik membaca materi induction, lebih sempatkan untuk berkenalan dengan sebanyak mungkin orang, materi induction lebih baik dibaca di rumah saja, kalau ada yang kurang jelas dicatat dan ditanyakan ke atasan keesokan harinya.
4. Datang sepagi mungkin dan amati kebiasaan karyawan di pagi hari, biasanya akan kelihatan apakah culture di perusahaan itu culture yg friendly (banyak yg ha ha hi hi) to others atau culture yg serius (pada sibuk sama laptop masing-masing tanpa ngobrol satu sama lain) dan tentukan bagaimana Anda akan bersikap agar tidak salah menempatkan diri.
5. Waktu makan siang tiba, jangan kuper dan pergi makan sendiri, gabung dengan rekan satu bagian kemanapun mereka pergi makan dan sambil makan siang jangan lupa untuk tetap berkenalan dengan sebanyak mungkin rekan dari bagian lain.
6. Jadilah orang yg paling tidak tahu sedunia, banyaklah bertanya, tapi ingat orang paling tidak tahu bukan berarti orang bodoh loh, so pertanyaan-pertanyaannya yang berkaitan dengan perusahaan dan pekerjaan saja lah.
7. Yang juga cukup penting, cek ke bagian personalia tentang hak-hak standard seperti : sticker parkir, kartu jamsostek, kartu asuransi, ID card, kartu nama, login windows, email account, buku petunjuk asuransi, buku PKB / PP.
8. Last but not least, pe-de ajah dan terus banyak berdoa supaya bisa menghadapi kantor baru dengan baik.

Semoga sukses di hari pertama kerja.

Source: Arif Rahman, Assistant Recruitment Manager
Sherly Pendy, Business Analyst

Tips Investasi: Membeli Apartemen


Anda berencana melakukan investasi dalam bentuk apartemen? Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

1. Lokasi
Pilih lokasi strategis di daerah pusat bisnis atau berada di jalan utama sehingga berpotensi tinggi terhadap kenaikan harga.

2. Status Tanah
Sebisa mungkin pilih apartemen dengan status tanah hak milik agar lebih aman dan jauh dari sengketa.

3. Reputasi Pengelola
Pilih pengelola yang memiliki manajemen dengan jaringan internasional sehingga dapat mendatangkan ekspatriat ke apartemen Anda. Otomatis nilai sewa pun cepat meningkat.

4. Fasilitas
Fasilitas lengkap seperti pusat perbelanjaan membuat nilai investasi makin baik karena memudahkan akses dan mobilitas hidup sehari-hari.

5. Jumlah Kamar
Apartemen dengan 2 kamar lebih baik, terutama jika target Anda adalah ekspatriat yang datang dengan membawa anak dan keluarga (Erma).

Source: Chic Magazine, 5 – 14 Januari 2009 (chic@gramedia-majalah.com)

Minggu, 01 Maret 2009

Tips Karier: Mendapatkan Pegawai yang Baik


Mencari pegawai yang baik bukanlah persoalan gampang. Sebab hal ini menyangkut masa depan perusahaan. Berikut beberapa cara yang biasa dilakukan Bosowa Group dalam mencari hingga menjadikan pegawai sebagai ahli di bidangnya, seperti yang dituturkan oleh CEO Bosowa Group – Erwin Aksa:

1. Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT). Tujuannya adalah mencari bibit-bibit unggul langsung dari PT tertentu. Karena masih fresh graduate maka pegawai tersebut masih mudah dibentuk dan dibimbing menjadi seorang professional yang baik.
2. Perekrutan dengan Sistem Tertutup. Perekrutan dengan system ini biasanya hanya untuk jabatan-jabatan tertentu saja. Misalnya level manager atau direktur. System ini bisa memanfaatkan jasa Head Hunter atau hubungan pertemanan.
3. Setelah Proses Perekrutan Selesai. Selama beberapa bulan, pegawai baru tersebut harus tetap dimonitor oleh tim khusus untuk diperhatikan kinerjanya. Jika selama masa percobaan menunjukkan kerja yang maksimal, pegawai baru tersebut tentu bisa terus bekerja dan menjadi pegawai tetap.
4. Setelah Masa Percobaan atau Menjadi Pegawai Tetap. Pegawai akan tetap dinilai, khususnya yang terkait dengan kemampuan menjalin komunikasi dengan sesama rekan kerja. Hal ini penting bagi perusahaan karena komunikasi sangat diperlukan dalam lingkungan kerja.
5. Setelah Dipercaya Memiliki Bawahan. Pegawai tersebut juga tetap akan diawasi, khususnya yang terkait dengan kemampuan mengayomi bawahannya serta mengkomunikasikan berbagai kebijakan perusahaan yang harus dijalankan. Kalau kemampuan ini tidak dimiliki tentunya akan menyulitkan perusahaan dalam menjalankan aktivitas usaha (hermansah).


Picture: cnjwilliams.blogspot.com