Tampilkan postingan dengan label Kue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kue. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Desember 2009

Tahukah Anda: Keju Mozarella


Keju Italia ini berstruktur lembut yang mengandung 40-50% lemak dan umumnya berwarna putih atau kuning terang. Memiliki rasa yang tidak begitu asin. Mozarella termasuk keju yang tidak begitu tahan lama dalam penyimpanannya, karena termasuk jenis keju segar yang tidak mengalami proses pematangan.

Source: All About Cheese, Sajian Istimewa Serba Keju, Seri Memasak Kartini
Picture: Boozme.com

Tahukah Anda: Keju Parmesan


Keju asal Parma – Italia ini berwarna kuning muda. Teksturnya yang keras sangat cocok untuk keju parut. Keju Parmesan termasuk jenis keju keras, yang dalam proses pembuatannya gumpalan susu dipotong menjadi bagian yang sangat halus. Aroma Parmesan cukup tajam karena proses pematangan yang lama, antara 14 bulan sampai 4 tahun. Keju Parmesan yang dibuat khas di negeri asalnya disebut parmigiano reggiano.

Source: All About Cheese, Sajian Istimewa Serba Keju, Seri Memasak Kartini

Tahukah Anda: Keju Cheddar


Keju asal Inggris ini popular di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Rasanya gurih, aromanya lembut dan berwarna kuning muda. Keju Cheddar yang berusia tua warnanya lebih kuning dan aromanya akan lebih tajam. Keju Cheddar termasuk jenis keju iris, yang dalam proses pembuatannya gumpalan susu dipotong-potong sebesar kacang polong dan dimatangkan antara 4-12 minggu. Pada proses pematangannya, Cheddar dibungkus kain katun beberapa hari dan pengeringannya dilakukan dengan pemotongan dan ditekan (pressed).

Source: All About Cheese, Sajian Istimewa Serba Keju, Seri Memasak Kartini

Senin, 12 Januari 2009

Tips Kuliner: Rahasia Donat Menawan


Penasaran ingin bisa membuat donat seenak, secantik dan selembut bakery favorit? Ini tips rahasianya:

Gula
Gula pada donat tidak sebanyak pada roti manis. Penggunaan gula yang terlalu banyak akan membuat donat lebih mudah gosong saat digoreng.

Lembut Tanpa Pelembut
Agar donat tetap bisa empuk dan bertekstur baik, walau tanpa penambahan zat aditif (pelembut roti semacam bread improver). Langkah penting untuk diperhatikan adalah saat menguleni adonan. Jika membuat adonan roti tanpa mesin, perpanjang waktu pengulenan dan banting-banting adonan dalam waktu lebih lama. Walau meletihkan, metode ini akan memperbaiki struktur adonan secara alami, hingga tekstur roti yang dihasilkan menjadi lebih lembut.

Fermentasi
Jangan fermentasikan adonan terlalu lama, cukup 15 menit di suhu ruang dalam keadaan tertutup lap bersih atau plastic (2 kali, sebelum dan sesudah dibentuk). Bila over fermented, membuat adonan menyerap banyak minyak saat digoreng.

Minyak Goreng
Pilih minyak goreng dalam bentuk padat, istilahnya adalah solid frying fat, agar hasilnya kering dan tidak terlalu berminyak. Minyak padat ini mempunyai titik leleh tinggi, sehingga pada suhu ruang minyaknya akan padat. Jadi, hasil gorengannya akan terlihat kering dan tidak berminyak. Anda bisa mendapatkan minyak padat ini di toko khusus bahan kue.

Proses Menggoreng
Jangan bolak-balik donat terlalu sering ketika menggoreng agar warnanya merata. Untuk mendapatkan bentuk cantik, gunakan sumpit saat menggoreng adonan dengan cara memutar-mutarkannya pada lubang donat.


Source: Majalah Femina, November 2008
Anda sedang cari info atau ingin promosi usaha seputar kuliner? Klik Disini